1. Fase Pre-Nursery (Umur 1 – 3 Bulan)
Pada fase ini, bibit masih sangat rentan terhadap kekeringan dan kelebihan air.
- Frekuensi: 2 kali sehari (Pagi & Sore).
- Waktu: Pagi (07.00 – 09.00) dan Sore (15.30 – 17.00).
- Volume Air: $0,2 – 0,5$ Liter/polybag/hari (tergantung kelembapan tanah).
- Metode: Pengabutan halus agar tanah tidak padat dan bibit tidak patah.
2. Fase Main Nursery (Umur 4 – 12 Bulan)
Bibit sudah dipindah ke polybag besar dan membutuhkan asupan air yang lebih banyak untuk pertumbuhan vegetatif.
- Frekuensi: 2 kali sehari (Pagi & Sore).
- Waktu: Pagi (07.00 – 10.00) dan Sore (15.00 – 17.00).
- Volume Air: $1,5 – 2,0$ Liter/polybag/hari.
- Catatan: Jika terjadi hujan lebih dari 20 mm pada hari tersebut, penyiraman sore bisa ditiadakan.
Tabel Pemantauan Harian (Contoh Format Laporan)
| Hari/Tanggal | Fase Bibit | Waktu (Pagi) | Waktu (Sore) | Volume Avg | Keterangan |
| Senin, 2 Feb | Main Nursery | 08.00 WIB | 16.00 WIB | 2L / Bag | Cerah |
| Selasa, 3 Feb | Main Nursery | 08.00 WIB | – | 1L / Bag | Hujan lebat sore hari |
| Rabu, 4 Feb | Main Nursery | 07.30 WIB | 15.30 WIB | 2L / Bag | Pemupukan terjadwal |
Poin Penting untuk Narasi Laporan:
Drainase: Pastikan lubang polybag tidak tersumbat agar tidak terjadi genangan (waterlogging) yang memicu jamur akar.
Kualitas Air: Air yang digunakan harus bersih, bebas dari limbah kimia, dan memiliki pH netral ($6.5 – 7.5$).
Kondisi Cuaca: Pada musim kemarau ekstrem, volume air dapat ditingkatkan hingga 2,5 Liter pada fase Main Nursery untuk mencegah soft rot atau stres kekeringan.

Leave A Comment